Polisi mengatakan setidaknya sudah 30 aksi kejahatan termasuk pembegalan dilakukan Leo di berbagai kawasan di Palembang dan Kabupaten Banyuasin.
Kapolresta Palembang Komisaris Besar Didi Hayamansyah mengatakan upaya penangkapan bermula saat petugas akhirnya mengendus keberadaan buronan tersebut di Jalan Soekarno-Hatta, Palembang. Ketika hendak ditangkap, kata Didi, Leo melawan petugas dengan menggunakan sebilah golok. Satu petugas terluka akibat tebasan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah beberapa menit drama adu tembak, akhirnya Leo berhasil dilumpuhkan dengan beberapa peluru bersarang di tubuhnya.
"Satu anggota kita terluka terkena sajam pelaku, makanya kita tindak tegas dengan menembak balik. Pelaku tewas saat akan dibawa ke rumah sakit," kata Didi di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Selasa (12/2).
Dari hasil penyelidikan selama tiga bulan terakhir, Didi mengatakan Leo bertanggung jawab atas 30 lebih aksi begal di Palembang dan Banyuasin.
"Saat beraksi Leo tak segan melukai korbannya. Meskipun korban tidak melawan, Leo pasti melukai targetnya. Kemudian mengambil motornya," ujar Didi.
Lihat juga:LRT Palembang Kurang Diminati |