"Badan manusia ada saat dilahirkan, ada saat tumbuh, ada saat sehat, ada saat sakit dan ada saat punah," kata Prabowo ketika menyampaikan Pidato Kebangsaan di Hotel Po, Paragon, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2).
Prabowo mengatakan proses yang dialami badan itu adalah gerak alam. Dalam konteks negara, Prabowo berkata negara dilahirkan lalu tumbuh berkembang. Negara juga bisa melewati fase membangun, mencapai tingkat kesejahteraan hingga kejayaan, atau tingkat keterpurukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dirawat dengan baik, dijaga dengan baik, dipupuk dengan baik, dibina dengan baik, dibesarkan dengan baik, dipelihara dengan baik, supaya negara itu beradab. Body politics itu sehat untuk waktu yang selama mungkin," kata Prabowo melanjutkan.
Prabowo menuturkan ada perbedaan reaksi antara orang-orang yang datang berobat lalu mendengarkan hasil diagnosa dokternya. Orang waras disebut Prabowo akan mendengarkan apa yang dikatakan dokter.
"Orang yang agak kurang waras, dia marah-marahin dokternya: 'Kenapa kamu taruh hasil darah begini, kolesterol saya tidak 350 taruh 200. Tidak benar asam urat saya tinggi, taruh yang bagus, Tidak benar denyut jantung saya terlalu cepat'," kata Prabowo.
"Jadi dokter dan kepala lab (labolatorium) dia lihat orang ini, dia geleng-geleng kepala.' Ente yang bayar ente tidak mau lihat kenyataan'. Kira-kira ini yang marah-marah sama dokter ini, kira-kira selamat enggak ini?" ujarnya menambahkan.
"Setelah dihitung, setelah saya dan kawan-kawan hitung kita lihat loh loh loh... Sudah 10 tahun ternyata kekayaan kita lebih banyak mengalir ke luar Indonesia," ujar Prabowo. (tst/wis)