Menurut Sudirman hal teknis soal jarak tempuh jadi salah satu alasan Prabowo tak bisa memenuhi undangan Muhammadiyah untuk hadir dalam kegiatan besar itu.
"Soal teknis ya, karena letak Tanwirnya itu, dimana itu ya jauh di Bengkulu ya kalau gak salah," kata Sudirman di Grand Ballroom Hotel Po, Semarang, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hargai undangan Muhammadiyah, sebenarnya kita banyak kesempatan untuk interaksi dengan Muhammadiyah tapi kita terima kasih sudah diundang," katanya.
Sementara itu, Prabowo memiliki agenda kampanye di Jawa Tengah. Dia menggelar pidato kebangsaan di hadapan simpatisannya.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyinggung tensi politik selama Pilpres dalam pembukaan tanwir. Dia mengatakan belakangan ini keluhuran adab bangsa dilunturkan dengan ambisi politik.
Menurut dia, fanatisme dalam politik membuat satu sama lain terbelah, dan saling berhadapan atas nama kontestasi politik. Orientasi politik yang mengeras, kata Haedar, membuat politik seolah menjadi urusan hidup mati.
"Perangai politik yang fanatik buta demi kemenangan politik semata," kata Haedar menegaskan. (tst/wis)