Menurut Hasto, langkah Jokowi yang langsung memanggil CEO Bukalapak, Achmad Zaky setelah ramai gerakan #uninstallbukalapak di Twitter bukan karena takut semakin meluasnya #uninstallJokowi.
"Ya enggak ada yang ditakutkan, jadi bagi Pak Jokowi merangkul. Apapun Pak Jokowi mengapresiasi karya pemuda yang visioner," kata Hasto di Rumah Cemara, Minggu (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Presiden Minta Hentikan #Uninstallbukalapak |
"Jadi Pak Jokowi menunjukkan dengan pertemuan. Memimpin negara ini tidak boleh eemosi" ujarnya.
Sekretaris Jenderal PDIP itu menegaskan bahwa Jokowi sangat mengapresiasi kerja Zaky yang mampu membangun perusahaan penyedia wadah transaksi jual beli online alias marketplace. Terlebih, kata Hasto Bukalapak saat ini menjadi salah satu unicorn Indonesia.
"Ini kan kemudian menjadi sesuatu yang diapresiasi oleh Pak Jokowi," kata dia.
Lihat juga:CEO Bukalapak Menghadap Presiden |
Usai pertemuan itu, Jokowi juga meminta masyarakat menghentikan gerakan #uninstallbukalapak alias menghapus aplikasi Bukalapak. Calon presiden petahana itu mengaku tak marah dengan Zaky. Jokowi meminta Zaky lebih bijak dalam bertindak.
"Tadi sudah bertemu dan saya tidak ada perasaan apa-apa terhadap Mas Zaky, sudah tiap hari bertemu juga. Tapi kita harus bijak dalam bersikap, matang dalam bersikap, dalam setiap peristiwa apapun," kata Jokowi usai bertemu dengan Zaky di Istana Merdeka, Sabtu (16/2). (fra/mik)