Video yang berdurasi 39 detik itu salah satunya diunggah oleh akun twitter @laskar_minang. Acep terlihat tengah berdiri sambil berpidato di sebuah mimbar. Namun, tak jelas lokasi dan waktunya.
Ia kemudian menyinggung peran Jokowi yang 'nyawer' desa seluruh Indonesia dengan Dana Desa sambil mencampur adukkan antara bahasa Indonesia dan bahasa Sunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, lamun aya nu teu ngadukung Jokowi itu berarti laknat, bodoh....," katanya.
[Gambas:Twitter]
"Ayo viralkeun. Bupati Kuningan. Dana2 yg Mengalir Ke Desa2 Diatas Namakan Si Jae. "JOKOWI NYAWER KE DESA2" MATA MU. Mainkeun #NewEraPrabowoSandi."
Hingga saat ini video itu telah dilihat sekitar 11 ribu pengguna akun twitter lainnya. Cuitan itu pun mendapatkan berbagai tanggapan dari netizen.
Di antaranya akun @abu_waras yang menuliskan, "Dana desa duitnya Jokowi?? Hoax!!"
Kemudian ada pula akun @AWardana79 yang menyebut, "Hayoo @bawaslu_RI apa cuma nampak ke oposisi aja #NewEraPrabowoSandi."
"Kami sudah menangani hal ini apakah masuk kategori kampanye, terkait ucapan tersebut, apakah masuk kategori ujaran kebencian. Nanti biar Bawaslu Kuningan yang menangani karena locus delicti [lokasi kejadian]-nya di Kuningan, kemarin kan itu?" tuturnya.
Meski demikian, Zaki juga menyebut pihaknya tetap turun tangan meninjaklanjuti kasus itu. "Besok kita akan turun juga ke lapangan untuk melakukan kajian," tutup dia.
[Gambas:Video CNN] (psp/dhf)