"Awalnya saya kira ban meletus. Kuping saya sampai budek, ada asapnya putih, banyak. Saya tidak merhatiin baunya, kayak bau petasan, sekali ledakan," ujar Tina saat ditemui di lokasi.
Tina menduga ledakan itu berasal dari dalam mobil. Namun lantaran merasa khawatir, Tina langsung berlari. Ia mengaku tak melihat ada korban akibat ledakan tersebut.
"Awalnya ada mobil lewat, dari mobil dia lempar sesuatu. Terus meledak itu. Setelah itu saya lari, tidak lihat kalau ada korban," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi ledakan saat ini dijaga oleh sejumlah petugas kepolisian. Mereka melarang warga maupun wartawan yang akan meliput untuk mendekat.
Polisi masih berupaya memasang garis pembatas menggunakan peralatan seadanya.