Dia bahkan tak ingin terlalu banyak berkomentar saat ditanya terkait lubang tambang ini di segmen ke empat debat Pilpres 2019 ke dua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2) malam.
"Saya kira cukup ya masalah ini untuk apa bertele-tele lagi. Saya kira dalam hal ini kita sama, ingin memberantas pencemaran lingkungan. Kan begitu, Pak?," kata Prabowo menanggapi permintaan Moderator untuk menanggapi pernyataan Jokowi perihal perbaikan lingkungan hidup ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun bingung kenapa selalu dibentur-benturkan ketika keduanya memiliki visi yang sama dalam hal memperbaiki Indonesia.
"Kalau tidak ada banyak perbedaan untuk apa kita ribut lagi, Pak, kalau berbeda jangan diadu-adu terus. Bener gak," kata Prabowo lagi.
"Iyalah saya setuju saja," kata Jokowi sambil tersenyum.
Sebelum menyetujui perihal perbaikan lingkungan hidup bekas lubang tambang ini, Prabowo semula memang sempat memberikan pernyataan persoalan ini memang telah terjadi sekian lama. Dia bahkan menyebut bahwa negara Indonesia memang telah dikorporasi oleh perusahaan swasta.
"Ini karena dikooptasi oleh perusahaan swasta. Bisa dianggap masalah kolusi kerjasama antara pejabat pemerintah," katanya. (tst/ayp)