Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto di lokasi mengatakan Jokowi-Ma'ruf batal menyapa pendukung karena pertimbangan keamanan.
"Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf menyampaikan salam dan ucapan terima kasih," kata Hasto. "Kita sedih, sehingga tadi kita dengar ledakan bersama," ujarnya menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita percayakan kepada aparat keamanan," ujarnya.
"Mari kita pulang dengan tertib. Sampaikan salam pak Jokowi-Maruf ke pintu-pintu rakyat," kata Hasto.
Jokowi Tak Dengar Ledakan
Jokowi sendiri mengaku tidak mendengar bunyi ledakkan tersebut. "Enggak dengar," kata Jokowi singkat usai debat di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (17/2).
Suasana setelah ledakan di Parkir Timur Senayan, Minggu (17/2). Seseorang sedang menggotong seorang warga di lokasi dekat ledakan. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Ledakan di Parkir Timur Senayan terjadi ketika debat kedua capres dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Ledakan terjadi sekitar radius 100 meter dari lokasi nobar pendukung Jokowi yang berkumpul di area utara Parkir Timur Senayan.
Gatot menambahkan pengamanan di lokasi nobar debat tetap kondusif pasca terjadi ledakan. Setidaknya ada empat lapis pengamanan dari kepolisian di sekitar lokasi.
"Tidak ada masalah. Pasukan sudah disiapkan dari kemarin, tadi siang kami juga sudah laksanakan apel dengan Pangdam. Kami sudah bagi (pengamanan) ke empat lapis dari ring satu, dua, hingga empat," kata Gatot. (fra/wis)
Suasana setelah ledakan di Parkir Timur Senayan, Minggu (17/2). Seseorang sedang menggotong seorang warga di lokasi dekat ledakan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)