"Kajiannya apakah dengan dana yang relatif itu bisa mencapai titik steril. Kalau memang bisa bikin steril dan cepat akan kita masukkan," kata Joseph di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/2).
Joseph menjelaskan TransJakarta adalah transportasi Bus Rapid Transit yang mengunggulkan kecepatan. Namun selama ini kecepatan TransJakarta terbentur oleh jalur yang tidak steril.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata ada, terjadi penurunan jumlah pelanggaran sampai 80 persen waktu kami sama-sama mengkaji dengan Polda Metro Jaya," jelas dia.
Mekanisme pengawasannya, informasi yang ditangkap dari kamera CCTV akan dikirim ke Dirlantas Polda Metro Jaya. Lalu, polisi akan melihat nomor pelat kendaraan yang menerobos jalur busway, lalu menindaknya.
"Namanya sistemnya ANPR Automatic Number Plat Recognition, setelah tiga hari dipanggil. Kalau lima hari setelah dipanggil tidak bayar maka di diblokir (SIM). Nah itu menambah keyakinan kita bahwa ada tindakan hukum setelah itu," tutup Joseph.
"Satu halte akan ada satu kamera yang mengarah ke halte TJ sekarang jumlahnya 255. Berarti total yang akan kita pasang berarti 510 titik di 13 koridor," beber Joseph. (ctr/wis)