"Terkait dengan kepemilikan lahan itu, justru Pak Prabowo menurut saya menyelamatkan lahan itu atau usaha itu adalah usaha yang sudah bangkrut ada di BPPN," ujarnya, di koimpleks parlemen, Jakarta, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu Ferdinand tak menyebut secara spesifik bahwa lahan itu didapat Prabowo kala mantan mertuanya, Soeharto, masih berkuasa di era Orde Baru.
Jubir BPN Prabowo- Sandiaga, Ferdinand Hutahaean, membenarkan Prabowo Subianto sudah puluhan tahun miliki lahan ratusan ribu hektare. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) |
Ferdinand kemudian mengklaim lahan itu juga didapat Prabowo melalui prosedur yang jelas; tak ada penguasaan paksa yang dilakukan Prabowo atas nama perusahaannya.
"Diperoleh dengan cara yang benar sesuai prosedur. Tidak ada pengambilan paksa atau penguasaan paksa dan itu semua atas nama perusahaan," aku dia.
"Tidak ada yang salah dengan itu, dan semua sesuai mekanisme yang berlaku. Pajak dibayar, dan itu untuk hutan industri sebagai bahan baku kertas. Jadi tidak ada yang salah," kata dia.
Ferdinand pun kemudian menuding Jokowi yang bersikap salah di debat kedua saat membicarakan soal lahan yang dikuasai Prabowo. Mestinya kata dia, semua penguasa lahan dibingkar oleh Jokowi, bukan hanya Prabowo.
Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), mengatakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tak seharusnya memiliki Hak Guna Usaha (HGU) lahan seluas ribuan hektare di masa kini. Hal itu mungkin didapatkan di era Orde Baru lewat koneksi politik yang kuat.
"Kemungkinan kebanyakan di masanya Orde Baru itu, memang orang-orang yang dekat dengan Soeharto memang dapat konsesi HPH dan HTI. Prabowo kemungkinan [mendapatkannya] di masa Orde Baru," kata Kepala Departemen Kajian Pembelaan dan Hukum Lingkungan Walhi Zenzi Suhadi.
[Gambas:Video CNN] (tst/arh)
Jubir BPN Prabowo- Sandiaga, Ferdinand Hutahaean, membenarkan Prabowo Subianto sudah puluhan tahun miliki lahan ratusan ribu hektare. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)