Namun Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia meralat temuan awal tersebut. Berdasarkan hasil pendataan terbaru, Resan mengatakan ada enam orang yang menjadi korban ledakan.
Rensa mengatakan jumlah korban masih bisa bertambah. Sebab, sampai saat ini polisi masih terus melakukan pendataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rensa menuturkan dari enam korban tersebut beberapa di antaranya ada yang mengalami luka bakar, serta luka akibat serpihan kaca.
Namun, Rensa menyampaikan pihaknya belum bisa memastikan keenam korban tersebut sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Ledakan terjadi di Mal Taman Anggrek, Tanjung Duren, Jakarta Barat, sekitar pukul 10.30 WIB.
Asisten Manajer Umum Mal Taman Angrek Marlina Tjandra mengatakan ledakan berasal dari salah satu tenant food court di lantai 4 akibat pipa gas.
"Ledakan ini disebabkan oleh salah satu tenant food court yang sedang berada dalam proses pengerjaan yang sedang berjalan," kata Marlina kepada CNNIndonesia.com.
Marlina menjelaskan saat ini kondisi telah terkendali. Kata dia, Mal Taman Anggrek beroperasi dengan normal. "Manajemen Mal Taman Anggrek memohon maaf atas kejadian ini," ucapnya.