Panitera Muda Tipikor PN Bandung, M. Tiere mengatakan, berkas Neneng dan empat tersangka lainnnya telah dilimpahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (21/2) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neneng ditetapkan tersangka setelah menerima suap perizinan proyek Meikarta dari Billy Sindoro dan kawan-kawan yang disebut-sebut berasal dari Lippo Group. Selain Neneng, para pejabat juga disebut menerima suap atas perkara yang sama.
Terdakwa kasus Meikarta sekaligus eks Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Nilai uang itu tercantum dalam surat dakwaan yang disusun KPK dan dibacakan jaksanya dalam persidangan terbuka di Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu, 19 Desember 2018. Jaksa menyebut uang yang mengalir sebesar Rp16.182.020.000 dan SGD 270.000 (setara Rp2,851 miliar dalam kurs saat ini), sehingga totalnya sekitar Rp19 miliar.
Menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jabar Abdul Aris, tak ada perlakuan spesial terhadap tersangka penerima suap proyek perizinan Meikarta itu. Bahkan Neneng tidur bareng 16 tahanan lain.
Saat dititipkan, kata Abdul, Neneng langsung ditempatkan di blok Melati Rutan Perempuan Bandung.
Lapas Sukamiskin. (Detikcom/Tri Ispranoto) |
Ia mengatakan saat dititipkan kondisi Neneng memang tengah hamil. Meski begitu, kondisi setelah dilakukan pengecekan kesehatan awal, kondisi Neneng cukup baik.
"Kondisinya sehat, lagi hamil," ujarnya.
Selain Neneng, dua orang tersangka lainnya yakni Dewi Tisnawati dan Neneng Rahmi Nurlaili juga dititipkan ke rutan perempuan Bandung.
Sementara dua tersangka laki-laki yakni Sahat MBJ Nahor dan Jamaludin dititipkan di rutan Kebonwaru Bandung. Mereka dititipkan sambil menuggu proses persidangan.
[Gambas:Video CNN] (hyg/arh)
Terdakwa kasus Meikarta sekaligus eks Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. (
Lapas Sukamiskin. (