Berdasarkan rilis yang diterima dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi yang terjadi pada pukul 16.31 WITA itu memiliki ketinggian kolom abu hingga sekitar 700 meter di atas puncak Gunung Agung (sekitar 3.842 mdpl).
'Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 11 mm dan durasi kurang lebih 6 menit 20 detik,' demikian pernyataan yang dikutip dari PVMBG petang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.