Viryan menyebut KPU mengetahui hoaks itu dari media sosial dan langsung melaporkannya ke polisi.
"Terakhir ada hoaks pemilu, kalau kotak suara habis, akan dicetak di China. Itu sudah kita laporkan lagi," kata Viryan saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (22/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Viryan menyebut serangan hoaks bahkan sudah menyentuh wilayah pribadi petinggi KPU. Seperti hoaks Ketua KPU Arief Budiman adalah keturunan Tionghoa dan saudara aktivis So Hok Gie. Saudara laki-laki So Hok Gie, So Hok Djin memang memiliki nama Indonesia Arief Budiman.
"Tetapi kalau sudah seperti itu (hoaks kotak suara dari China), kepentingan lebih besar, tidak terkait pribadi itu, kita laporkan," tuturnya.
"Bukan lagi mengacaukan, tapi menurunkan kualitas pemilu. Itu musuh utama kita," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (ugo/dhf)