Hampir lima tahun masa kerjanya dihabiskan di ranah kebersihan. Hingga pada hari Sabtu (23/2) siang, telepon genggam Isnawa berdering. Saat itu, Isnawa sedang melakukan kegiatan bersih-bersih Mangrove, Jakarta Utara.
"Tiba-tiba saya dipanggil jam 11.00 WIB, jam 12.00 WIB, sama Pak Gubernur, saya enggak tahu, saya nyetir sendiri. Habis dari PIK, ngadep Pak Gubernur dan diminta untuk ke Selatan," kata Isnawa di Balai Kota, Senin (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ke Senen sendirian beli tanda pangkat, beli tanda jabatan, habis saya mau menyuruh staf enggak ada, lagi pada libur. Jadi saya milih-milih itu," cerita Isnawa.
"Saya ditanya sama tokonya, 'Bapak mau jadi itu ya?' Disangka saya wakil bupati, saya bilang, "Oh enggak, saya disuruh atasan saya beli tanda pangkat," lanjutnya sambil tertawa.
Secara golongan, Isnawa turun pangkat dari Eselon IIa sebagai Kepala Dinas menjadi IIb menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Selatan. Tapi dia bersyukur atas jabatan barunya. Isnawa menggantikan posisi Arifin yang kini menjadi Kasatpol PP DKI Jakarta.
"Tapi yang pasti kan sudah pernah ada asesmen dan segala macam. Saya yakin yang namanya BKD kan punya database tentang aparatur, saya terima kasih, bagaimana pun saya akan punya pengalaman yang baru ngurusin wilayah lagi," ujar dia.