Informasi diperoleh, Rabu (27/2), dugaan keracunan massal ini bermula saat warga menghadiri acara pengajian yang diadakan salah seorang warga bernama Atun, Selasa (26/2) malam.
Di sana Atun menyiapkan mi rebus untuk para anggota pengajian yang hadir. Keluarga Atun juga ikut menyantapnya. Atun bahkan memberikan mi rebus itu kepada sejumlah tetangganya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Langsung saya minta tolong diantar ke Puskesmas," kata Kasni.
Sebagian korban, khususnya yang tengah hamil dirujuk ke rumah sakit di Kota Rantau Prapat.
Kasus keracunan ini sudah ditangani pihak Kepolisian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhan Batu Utara. Mereka masih mencari penyebab dugaan keracunan tersebut.