Menurut JK, sikap demokratis Jokowi ditunjukkan dengan cara rapat dengan para anggota kabinet setiap mengambil keputusan. Hal itu berbeda dengan era Orde Baru saat dipimpin Presiden Soeharto.
"Kalau pak Harto hanya sekali sebulan rapat. Ini kadang lima kali seminggu, kecuali sekarang tidak karena beliau (Jokowi) banyak keluar daerah," kata JK di acara CNBC Indonesia Ekonomi Outlook di Jakarta, Kamis (28/2)
Lihat juga:JK Sebut Ribut-Ribut Pemilu Hanya di Medsos |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau (Jokowi) tidak akan pernah berpikir untuk otoriter, semua keputusan kita rapatkan," katanya
"Jaman dulu kalau anak menteri anak presiden tidak ikut bisnis, enggak benar. Sekarang anak kita muncul di kantor sudah dibicarakan," katanya.
Apalagi, kata JK, anak Jokowi hanya berdagang dan dipastikan tidak akan ikut dalam pemerintahan.
"Satu jual martabak yang satu jual pisang goreng jadi ini gimana mau ikut," katanya.
"Indonesia lima tahun sebelum Pemilu, sudah tahu hasilnya, itu terjadi di era Orde Baru," katanya.
[Gambas:Video CNN] (ugo/ulf/rim)