"Kita siapkan rekayasa lalu lintas untuk antisipasi," kata Kasubag Min Bag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Jamal Aman saat dikonfirmasi, Jumat (1/3).
Ada empat rekayasa lalu lintas yang disiapkan, yakni:
- Kendaraan dari arah Bundaran HI yang menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan ke Jalan H Agus Salim maupun Jalan Pamekasan
- Kendaraan dari arah Jalan H Agus Salim yang menuju Jalan Imam Bonjol diluruskan ke Jalan Pamekasan atau belok kanan ke Jalan arah Bundaran HI
- Kendaraan dari arah Jalan Rasuna Said yang menuju Jalan Imam Bonjol diluruskan ke Jalan Cokroaminoto atau belok kanan ke Jalan Diponegoro
- Kendaraan dari Jalan Diponegoro menuju Bundaran HI dialihkan ke Jalan Rasuna Said maupun ke Jalan Cokroaminoto
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, aksi akan digelar pukul 13.00 WIB. Poster undangan aksi sudah disebar. Poster itu bertuliskan pesan "Putihkan KPU, Putihkan Hati Menuju Pemilu Bersih". Poster dilengkapi foto Rizieq Shihab mengacungkan tangan kanan.
Al Khaththath menyebut FUI akan meminta kepada KPU selaku penyelenggara pemilu agar benar-benar netral. Aksi ini merupakan hasil sarasehan FUI beberapa waktu lalu.
"Kami bertekad menyerukan kepada para penyelenggara pemilu dan aparatur negara untuk bersungguh-sungguh menyelenggarakan pemilu yang bersih, jurdil, tanpa kecurangan sehingga pemilu bersih dan berkah," kata Al Khaththath, Senin (25/2).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan massa aksi Apel Siaga Umat FUI akan bergerak dari empat titik kumpul di Jakarta menuju Gedung KPU.
Titik-titik itu antara lain Masjid Sunda Kelapa, Masjid Cut Mutia, Al Hakim, dan kawasan Kuningan.
Argo mengatakan kepolisian telah mengerahkan 4.000 personel untuk mengawal aksi tersebut. Dia menjamin pengamanan telah siaga untuk memastikan aksi berjalan tertib dan lancar. (dis/wis)