"Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi," tulis Heru dalam laporan yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (2/3).
Selain itu, masyarakat yang tinggal di alur Kali Gendol untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung Merapi. Terutama karena jarak luncuran guguran awan panasi itu semakin jauh dari puncak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana, tulisnya lagi.
Warga diminta untuk tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan gunung Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 Mhz.
Warga juga bisa memantau kondisi terbaru gunung merapi melalui situs www.merapi.bgl.esdm.go.id, Twitter @BPPTKG atau ke kantor BPPTKG Jalan Cendana no 15 Yogyakarta dengan nomor telepon (0274)514180-514192. (eks/eks)