"Sore ini, terdeteksi satelit ada lima titik panas di wilayah kita," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad seperti dikutip dari Antara, Minggu (3/3).
Ia menjelaskan kelima titik panas tersebut tersebar di tiga kabupaten yang terletak di provinsi ujung Utara di Pulau Sumatera ini. Sebanyak tiga titik panas yang terdeteksi di Aceh Timur dengan wilayah penyebaran di tiga kecamatan, yakni Birem Bayeun, Pante Bidari, dan Peureulak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari total lima titik panas ini, terdapat satu titik kami yakini sebagai titik api, yakni Birem Bayeun (Aceh Timur), karena memiliki tingkat kepercayaan mencapai 92 persen," ujar dia.
"Masing-masing miliki tingkat kepercayaan 78 persen di Pante Bidari, 75 persen di Peureulak, dan 73 persen di Syiah Utama," jelasnya.
"Kami minta kepada instansi terkait agar dapat melakukan pemantauan, dan melihat tanda-tanda, seperti ada asap membumbung tinggi ke udara terutama di empat kecamatan itu," ucap Zakaria.
Bulan lalu, pelaksana tugas Gubenur Aceh Nova Iriansyah mengimbau para kepala daerah di provinsi tersebut untuk berupaya melakukan pencegahan dini terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan di daerah masing-masing pada 2019.
"Surat Gubernur Aceh terkait Karhutla itu dengan nomor 360/373 tanggal 11 Januari 2019, ditujukan kepada Bupati/Wali Kota se-Aceh," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek. (antara/lav)