Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan penerbitan sertifikat tersebut untuk memacu semangat para caleg agar bisa meraih suara sebanyak-banyaknya, karena bisa menjadi portofolio prestasi kader tersebut.
Sertifikat itu, kata Airlangga, bakal berisi raihan suara yang didulang pada pemilu tahun ini. Ia pun meyakini sertifikat itu bisa bermanfaat apabila caleg terkait akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Pasalnya, perolehan suara dalam pemilu itu menjadi pertimbangan DPP mengeluarkan surat rekomendasi kelak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kontestasi Pemilu 2019, Airlangga mendorong setiap caleg untuk bekerja optimal di daerah pemilihan masing-masing. Hal ini didukung fakta bahwa Golkar saat ini menjadi partai tengah yang terus bertahan dan menjaga keseimbangan serta perkembangan Indonesia.
Di tempat yang sama, Airlangga pun menargetkan Golkar Sumsel dapat menyumbang 6 kursi di Senayan pada hari pencoblosan 17 April 2019 mendatang. Ia pun mengaku mengandalkan Gubernur Sumsel periode 2008-2018, Alex Noerdin, untuk mendulang suara di provinsi tersebut.
Alex sendiri turut dalam kontestasi tersebut sebagai caleg DPR dari Dapil Sumsel 2.
"Sumsel dan Lampung jadi lumbung suara kita untuk Sumbagsel [Sumatra Bagian Selatan]. Kita optimis di dua provinsi ini dapat banyak suara dengan pak Alex di Sumsel dan pak Arinal [Gubernur Lampung Terpilih] di Lampung," ujar Airlangga.
Airlangga mengatakan, berdasarkan survei secara umum, Golkar berpeluang mendapatkan 18 persen suara dalam pileg mendatang secara nasional. Namun sisa 45 hari hingga hari pencoblosan, Airlangga optimis partai berlambang pohon beringin tersebut dapat meraih 20 persen suara.
Menanggapi pernyataan Airlangga tersebut, Alex pun mengaku optimistis dan membanggakan wilayahnya sebagai salah satu lumbung suara Golkar, selain di Sulawesi Selatan.
"Nyoblos Alex Noerdin sama dengan nyoblos Golkar. Alex Noerdin ini tokoh sejuta partai karena beliau 10 tahun gubernur. Ini berdampak dengan [dapil] Sumsel 1 juga. Dengan ini potensi Sumsel bisa nyumbang 6 kursi DPR RI. Seluruh Indonesia, hanya Sumsel dan Sulsel yang berpotensi menyumbang 4 kursi atau lebih. Saya berharap banyak," ujar Alex.