"Awalnya yang disiapkan hanya sebanyak 30 kantong jenazah," kata Kepala Seksi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Abdul Muin Paputungan kepada Antara di Manado, Senin (4/3).
Jumlah kantong jenazah yang disiapkan bertambah karena tim SAR gabungan mengantisipasi kemungkinan jumlah korban lebih banyak dari dugaan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Abdul hingga kini belum bisa memastikan jumlah pasti korban termasuk yang masih tertimbun di dalam lubang.
"Kita akan lanjutkan proses evakuasi pada pagi ini," katanya.
Puluhan penambang emas tertimbun longsor setelah tiang dan papan penyangga lubang galian patah akibat kondisi tanah yang labil serta banyaknya lubang galian tambang.
Hingga Jumat (1/2) pukul 12.00 Wita atau hari kelima proses evakuasi, korban meninggal dunia tercatat sebanyak delapan orang, sementara 20 orang dinyatakan selamat.