Budiman dan Andi Arief adalah mantan kader Partai Rakyat Demokratik (PRD) pertengahan 1990-an. Keduanya juga menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Andi Arief ditangkap polisi terkait kasus narkoba di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serta mewujudkannya dalam masyarakat? Kamu sudah memilih jalanmu dengan memilih jenis teman macam apa di sekitarmu. Sedih dan moga-moga tuduhan itu tidak benar," lanjut Budiman.
[Gambas:Twitter]
Budiman mengenang masa kebersamaan dengan Andi, 25 tahun silam.
"Bukan oleh kekalahan karena kekonyolan. Bahkan juga tak pantas dimahkotai kemenangan karena kebetulan-kebetulan, Ndi. Kita tidak secengeng itu," katanya.
"Kita ditakdirkan untuk gugur saat datangnya musim gugur nantinya. Bukan menusuk-nusukan duri sendiri ke mawarnya saat masih musim semi," kata Budiman.
Sejauh ini polisi menduga Andi Arief hanya pengguna narkoba. Saat penangkapan tak ditemukan barang bukti sabu, namun hasil tes urine membuktikan Andi positif menggunakan sabu.
[Gambas:Video CNN] (ugo/sur)