Menurutnya, Jokowi sebaiknya memikirkan nasib ratusan ribu pegawai honorer yang belum mendapatkan upah layak hingga saat ini.
"Janganlah memberikan impian kosong. Coba itulah pikirkan dulu yang honorer yang jumlahnya masih ratusan ribu yang mereka sudah mengabdi kepada bangsa dan negara tapi tidak mendapatkan honor yang layak," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (5/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bukan solusi. Solusinya adalah ciptakan lapangan kerja yang mudah, pikirkan honorer yang sudah bekerja selama puluhan tahun tapi tidak mendapat hak mereka," ucapnya.
Bahkan, dia menyebut, janji Jokowi ini agak norak dan tidak canggih.
"Ya sangat politis. Tapi politisnya agak norak, tidak canggih," ucap dia.
Menurut Jokowi, para pemegang kartu itu mulanya akan mendapatkan pelatihan sesuai keterampilan dan skill yang mereka miliki.
Namun, jika memang setelah pelatihan dilakukan namun pemegang Kartu Prakerja tetap belum mendapatkan pekerjaan, maka ia akan mendapat honor dari pemerintah.
"Kalau belum dapat pekerjaan, kartu itu juga akan memberikan kayak honor, kayak gaji. Tapi jumlahnya berapa masih kita rahasiakan. Nanti," kata Jokowi.
[Gambas:Video CNN] (mts/ugo)