"Dukungan ke Jokowi-Maruf dari pemilih minoritas kenaikannya drastis. Sedangkan, dukungan ke Prabowo Sandi menurun drastis," kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam rilis survei bertajuk 'Pergeseran Sentimen Agama Setelah 6 Bulan Kampanye' di Jakarta, Selasa (5/3).
Pemilih non-Muslim dalam survei Denny JA ini berjumlah 12,2 persen dari 1200 responden. Sisanya, 87,8 persen adalah pemilih Muslim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam konteks pemilih Muslim, LSI Denny JA menemukan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf dalam kurun 6 bulan sedikit meningkat. Hal serupa dialami Prabowo-Sandiaga.
Selain itu, dukungan Jokowi-Ma'ruf dalam kurun waktu 6 bulan di kalangan pemilih Muslim sedikit meningkat. Dukungan Prabowo-Sandiaga meningkat.
Di pemilih Muslim, dari 87,8 persen responden ada 55,7 persen yang memilih Jokowi-Ma'ruf pada bulan Februari 2019. Jumlah itu meningkat dibanding bulan Agustus 2018 yang tercatat 52,7 persen. Sedangkan dukungan atas Prabowo-Sandi meningkat dari 27,9 persen pada Agustus 2018 menjadi 33,6 persen di bulan Februari 2019.
Dibedah lebih dalam, Ardian mengatakan Jokowi-Ma'ruf unggul pada segmen pemilih Muslim yang menilai kondisi ekonomi baik. Sementara Prabowo-Sandi unggul di segmen pemilih Muslim yang menilai kondisi ekonomi buruk.
Wawancara dilakukan tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Survei ini memiliki margin of error 2,9 persen. Selain survei, lembaga ini juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan wawancara mendalam. LSI Denny JA mengklaim membiayai survei secara mandiri. (sas/wis)