Wujud Kepedulian CT ARSA Foundation untuk Lampung Selatan

CNN Indonesia | Rabu, 06/03/2019 06:13 WIB
Wujud Kepedulian CT ARSA Foundation untuk Lampung Selatan CT ARSA Foundation Bangun dan Renovasi 14 Lokal Baru Tiga Sekolah Terdampak Tsunami di Lampung Selatan. (Foto: CNNIndonesia/zas)
Jakarta, CNN Indonesia -- CT ARSA Foundation salurkan bantuan pembangunan 14 lokal baru dan renovasi sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Nurul Islam Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan melalui dompet amal berbagi.

Renovasi tersebut merupakan wujud nyata untuk membantu korban bencana alam gelombang tsunami Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang menghantam wilayah pesisir Lampung Selatan beberapa waktu lalu.

Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan peletakkan batu pertama di sekolah MTs/MA Nurul Islam Sukaraja dan MI Darussalam di Jalan Raya Pesisir Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel) yang dilakukan secara simbolis oleh perwakilan CT ARSA Foundation atau Komisaris Utama Bank Mega Syariah , Prof. DR. Ir. M. Nuh dan Direktur KSKK Madrasah perwakilan dari Kementerian Agama RI, Ahmad Umar, MA.


Hadir dalam acara penyaluran bantuan tersebut, Kacab Bank Mega Syariah Lampung, Putri Rosmala Dewi; Perwakilan Bupati Lampung Selatan, Suprianto Putro; Kepala Kemenag Lampung Selatan, Juanda Naim; Camat Rajabasa, Sabtudin; Kepala Sekolah dan guru MTS /MA Nurul Islam, serta para siswa dari kedua sekolah tersebut.



Perwakilan CT ARSA Foundation atau Komisaris Utama Bank Mega Syariah, Prof. DR. Ir. M. Nuh, mengatakan salah satu misi dari CT ARSA Foundation yakni membangun sekolah-sekolah dan juga tempat-tempat ibadah yang rusak akibat bencana.

"Harapannya, empat bulan kedepan dapat dirampungkan pembangunannya. Sehingga dapat segera digunakan, agar kegiatan belajar mengajar kembali seperti berjalan normal seperti semula," ujarnya saat diwawancarai dilokasi acara penyerahan bantuan dan peletakan batu pertama pembangunan dan renovasi ruang sekolah, Selasa (5/3).

"Jadi inilah salah satu misi secara umum dari CT ARSA foundation sebagai bagian dari rasa tanggung jawab sosial. Ini kita lakukan tidak hanya di Lampung Selatan saja, sebelumnya juga kita lakukan di Sulteng, Donggala, Palu dan lainnya."

Dengan dibangunnya fasilitas tersebut, M. Nuh menambahkan, harapannya anak-anak bisa belajar dengan nyaman. Kemudian tidak hanya sekedar nyaman saja, kita juga akan membangun tempat-tempat lainnya yang kebersihannya itu nantinya akan dijaga betul. Ia pun kembali menegaskan, bahwa pembangunan ruang baru di tiga sekolah tersebut, ditargetkan empat bulan selesai.



Direktur KSKK Madrasah perwakilan Kementerian Agama RI, Ahmad Umar menuturkan, atas nama dari kemeterian agama, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada CT ARSA Foundation yang telah bersimpati dan empati terhadap pendidikan sekolah Madrasah. Hal ini menunjukkan, bahwa Madrasah ada dihati masyarakat.

Selanjutnya, pihaknya akan mengusahakan adanya bantuan pembangunan ruang baru untuk sekolah MI, MTS dan MA tersebut di tahun anggaran 2019 ini. Jika dirasa tahun 2019 ini belum juga tuntas, maka akan diteruskan ditahun 2020 mendatang.

"Kami akan usahan salurkan bantuan bangun satu ruang kelas dulu, baik itu untuk sekolah MI dan juga MTS/MA. Kami merasa malu kalau CT ARSA Foundation sudah banyak membantu, Insya Allah kami akan upayakan bantuan pembangunan ruang belajar tersebut," ungkapnya.

Sementara Ketua Yayasan MTs/MA Nurul Islam Sukaraja, Saifudin mengatakan, pihaknya mendapat bantuan pembanguan enam lokal baik rehab dan bangunan baru serta tempat sanitasi dari CT ARSA Foundition.



Bantuan pembangunan enam lokal gedung baru dari CT ARSA Foundation ini, kata Saifudin, akan dipergunakan untuk pendidikan seperti ruang kelas. Sementara untuk bantuan lain yang diterima selain dari CT ARSA, yakni dari pribadi dan juga para relawan.

"Atas nama yayasan, kami ucapkan terima kasih kepada CT ARSA atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami. Mudah-mudahan, CT ARSA semakin lebih maju lagi, sukses dan selalu peduli terhadap pendidikan dan sesama yang membutuhkan bantuan akibat dampak bencana alam," tuturnya.

[Gambas:Video CNN] (zas/agr)


ARTIKEL TERKAIT