Diketahui, saat Andi Arief ditangkap, Mahfud MD sempat mengenang kembali perdebatan dirinya dengan Andi Arief di Twitter soal hoaks tujuh kontainer surat suara dalam kondisi tercoblos pada Januari lalu.
Dalam perdebatan itu Mahfud juga sempat menyinggung twit lamanya soal narkoba dapat membunuh anak bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi meminta Mahfud agar tidak berspekulasi dan menyerahkan perkara yang dihadapinya kepada kepolisian. Ia menegaskan dirinya sampai saat ini belum diadili. Mahfud diminta tidak menyimpulkan sembarangan soal kasus yang dihadapinya.
Mahfud MD sempat menyindir kasus yang dialami Andi Arief lewat Twitter. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto) |
Lebih lanjut, Andi mengatakan rangkaian pernyataannya di twitter merupakan twit terakhirnya selama menjalani proses di kepolisian.
"Ini tuit terakhir saya sama.saya menjalani semua yang diproses Polri. Saya terpaksa mentuit karena saya ingin Prof @mohmahfudmd berhenti berspekulasi dan membuat pengadilan sendiri," kata dia.
Andi Arief ditangkap polisi karena diduga menyalahgunakan penggunaan narkoba. Polisi menggerebek Andi di sebuah kamar di Hotel Peninsula, Jakarta, Minggu (3/3). Polri menyatakan Andi positif menggunakan narkoba jenis sabu.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal menyebut Andi mengonsumsi sabu sudah sejak beberapa bulan yang lalu.
"Tidak hanya sekali, tapi belum dapat info dari penyidik sudah berapa kali atau sudah berapa bulan," kata Iqbal di Mabes Polri, Selasa.
[Gambas:Twitter] (sah/gil)
Mahfud MD sempat menyindir kasus yang dialami Andi Arief lewat Twitter. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)