"Ya silakan nilai sendiri," kata Andi di Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta, Rabu (6/3).
Setelah itu Andi tidak banyak berbicara soal siapa perempuan itu. Andi langsung berjalan menuju sebuah ruangan di BNN ditemani oleh rombongannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Mohammad Iqbal mengatakan wanita berinisial L itu adalah sahabat Andi Arief.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma) |
"Ketika dilakukan pemeriksaan oleh tim ternyata pada saat tiba, di kamar mandi, di WC ditemukan seorang wanita," ujar Eko di Gedung BNN.
"Wanitanya kita periksa di ruangan terpisah si sebelah kamarnya, kenapa? Saya tidak mau dia dipengaruhi atau takut," ujar Eko.
Wanita itu, juga sudah menjalani tes urine. Dari hasil tesnya ia diketahui negatif mengandung narkoba. Setelah mendapat hasil negatif, perempuan itu, kata Eko, dijemput oleh keluarganya. Wanita itu diketahui berusia antara 26 sampai 30 tahun.
"Wanita tes urine hasilnya negatif karena umurnya 26 sampai 30 tahun, kami hubungi keluarganya untuk dijemput dan buat surat perjanjian ini negatif tanpa narkoba," ucap Eko.
Seperti diketahui, Andi Arief ditangkap karena dugaan penyalahgunaan narkotik. Berdasarkan tes urine Andi dinyatakan positif menggunakan sabu.
Polisi tidak menemukan sabu saat penangkapan tersebut, dan Andi akan menjalani rehabilitasi.
[Gambas:Video CNN] (sah/ain)
