Seluruh Korban Kapal Tenggelam di Nias Selamat

CNN Indonesia | Rabu, 06/03/2019 20:04 WIB
Seluruh Korban Kapal Tenggelam di Nias Selamat Ilustrasi evakuasi korban kapal tenggelam. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seluruh nelayan Kapal Motor (KM) Formosa yang karam di Perairan Pulau Lambak, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, kini telah dievakuasi. Sebanyak 19 nelayan ditemukan dalam keadaan selamat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan seluruh nelayan yang selamat saat ini sedang dimintai keterangan di Polair Pulau Telo, Nias Selatan.

Berdasarkan keterangan para korban, KM Formosa karam karena badai yang menghantam kapal penangkap ikan itu.


"Jadi 19 orang korban kapal tenggelam dapat diselamatkan. Seluruhnya sudah mendapatkan penanganan medis. Keterangan korban, kapal karam karena badai. Tapi mereka saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Tatan, Rabu (6/3).


Terpisah, Koordinator Pos SAR Nias Tonggor Gultom juga mengatakan seluruh korban berhasil ditemukan oleh nelayan dalam keadaan selamat. Sebelumnya dikabarkan terdapat 20 orang yang menjadi korban kapal karam.

"Belakangan baru diketahui bahwa ada satu orang nelayan yang tidak jadi ikut berlayar dan tertinggal di Kota Sibolga saat kapal berlayar. Jadinya, hanya 19 orang korban keseluruhannya," tutur Tonggor.

Tonggor menjelaskan kapal nelayan tersebut, berangkat dari Perairan Kota Sibolga, Sabtu (2/3) sekitar pukul 11.00 WIB untuk menangkap ikan. Saat berada di Perairan Pulau Lambak, Kabupaten Nias Selatan, terjadi hujan deras disertai angin kencang serta ombak tinggi mencapai 2-3 meter.


"Salah seorang awak KM Metal 11 yang melihat pada saat kejadian menuturkan, KM Formosa mengalami kebocoran kapal dan hampir tenggelam sehingga membutuhkan bantuan SAR," kata Tonggor.

Kapal Motor Formosa mengalami lost contact di Perairan Pulau Pini, wilayah Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara setelah dihantam badai, Selasa (5/3). Belakangan diketahui kapal itu mengangkut 19 orang nelayan dan tenggelam.

[Gambas:Video CNN] (fnr/pmg)