"Ini murni talkshow. Tidak ada kaitan dengan kampanye Prabowo-Sandi. Kalau pun ada yang menafsirkan bahwa ini kampanye, silakan," kata Pengurus Garuda Emas Pusat Andi M Ismail, di Mataram, Kamis (7/3).
Ia menyatakan, kehadiran Rocky Gerung dan Babe Haikal di Lombok, untuk memenuhi undangan relawan Garuda Emas selaku inisiator acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi mengakui, pihaknya sudah meminta izin keramaian kepada aparat kepolisian untuk mengawal acara tersebut, untuk menghindari gesekan yang terjadi di lapangan.
"Izin sudah kami urus mulai dari tingkat bawah. Tapi izinnya belum keluar. Kami juga akan meminta aparat TNI kalau ini belum juga diberikan izin," kata Andi.
Srikandi Garuda Emas dr Rita mengatakan talkshow tersebut memiliki sistem tiket, karena pihaknya memikirkan segi keamanan.
"Justru dengan sistem tiket ini sebenarnya meminimalkan keributan. Kita membantu pemerintah daerah untuk meminimalkan situasi dan kondisi yang tidak diinginkan," kata Rita.
"Kalau seandainya itu dipersoalkan izin, kami berharap di sini pihak keamanan yang punya wewenang mengeluarkan izin dapat membantu kita jangan dipersoalkan sepertinya ada kesan bahwa kita akan membuat sesuatu yang membawa keributan," lanjutnya.
Mandatory Garuda Emas NTB Randi Bugis mengakui bahwa kegiatan itu murni untuk mengembalikan eksistensi dunia pariwisata NTB, khususnya Senggigi, Lombok Barat pascagempa bumi.
"Sebagai wujud membangkitkan pariwisata Senggigi, kami mengadakan talkshow dengan menghadirkan Babe Haekal Hasan dan Rocky Gerung. Tema yang diangkat 'Eksistensi Melahirkan Perubahan'," kata Randi.
Ia menambahkan, kehadiran dua tokoh itu untuk meningkatkan eksistensi Senggigi setelah tertimpa musibah gempa.
"Senggigi sangat terpuruk, semua hotel dan restoran enam bulan terakhir bisa dikatakan seperti kuburan, coba lihat pada jam 10 dan jam 12 malam dibandingkan sebelumnya sangat eksis," lanjutnya.
[Gambas:Video CNN]
(ard)