Dari situ, ia bisa mengetahui kondisi masyarakat yang berdesak-desakan sepulang kerja dan menginginkan tambahan kereta.
Lihat juga:Naik KRL, Efek Kejut Branding Andalan Jokowi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi kemudian mengaku ada yang menyampaikan kepada dirinya kalau mau mencoba KRL itu pada pukul 06.00-08.00 WIB, atau pukul 16.00-18.00 WIB.
"Nah, itu dadakan saja, pas kemarin acara ada yang menyampaikan itu kan, dadakan saya sudah langsung loncat naik di Tanjung Barat, di dekat Lenteng Agung," kata dia.
Saat itu Jokowi mengaku baru pulang dari sebuah acara di Lenteng Agung. Ia lantas memilih KRL untuk melihat kondisi yang sebenarnya angkutan massal itu.
"Mau bergerak saja tidak bisa, terutama yang dari Jakarta ke Depok itu mau bergerak saja tidak bisa," ujarnya.
Di dalam gerbong pun, lanjut Jokowi, banyak yang menyampaikan kepada dirinya agar jumlah kereta ditambah.
Problemnya, kata Jokowi, akan banyak simpang tak sebidang alias pintu pelintasan rel kereta api yang ditutup dalam waktu lama. Oleh sebab itu, ia menyebut pekerjaan besar di Jakarta adalah membangun lintasan layang (elevated) untuk kereta api.
Antrean penumpang KRL pada jam sibuk. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Itulah sebabnya, kata capres nomor urut 01 ini, transportasi massal seperti Mass Rapid Transport (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) mesti disiapkan. Meskipun menurutnya, pembangunan transportasi massal di DKI itu terlambat.
Dari informasi yang dihimpun, ketika itu Jokowi naik di gerbong 8. Ia berdiri berdesakan dengan penumpang lainnya. Keberadaan orang nomor satu di Indonesia itu langsung mencuri perhatian para penumpang.
Lihat juga:MRT, LRT & KRL Serupa tapi tak Sama |
Kondisi kereta yang penuh sesak tersebut tak membuat Jokowi canggung. Ia tampak santai melayani permintaan penumpang lain untuk berfoto bersama.
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayor Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Jokowi tetap mendapat pengawalan dari Paspampres, meskipun tak menonjol. Maruli mengaku ikut mengawal mantan wali kota Solo itu.
"Saya yang kawal. Habis kegiatan tiba-tiba ingin naik KRL," kata Maruli sata dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (6/3) malam.
[Gambas:Video CNN] (fra/arh)
Antrean penumpang KRL pada jam sibuk. (