Perampokan direncanakan untuk mencari uang untuk mendanai aksi teroris.
"Menurutnya itu adalah modal utama untuk melalukan jihad kepada para thogut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (11/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi mengatakan, uang akan dipakai untuk membeli senjata dan merakit bom. Senjata dam bom ini diperuntukkan bagi kelompok teror di Poso, Sulawesi Tengah.
Uang juga akan dipakai untuk mendanai mereka yang mau berangkat ke Syuriah.
Saat ini PK alias SS ditahan di Markas Komando Satuan Brimob Daerah Polda Kalbar untuk menjalani pemeriksaan. Ia akan dipindahkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.