"Belum [ada titik terang], masih dikembangkan oleh PDRM," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (11/3).
Sebelumnya, PDRM telah menahan dua orang warga negara Pakistan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan. Namun, dikatakan Dedi, penahanan tersebut berkaitan dengan masalah pelanggaran keimigrasian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PDRM telah memastikan bahwa dua korban mutilasi yang ditemukan di Sungai Buloh, Selangor, pada Januari lalu adalah warga negara Indonesia. Menurut hasil uji forensik, terdapat kecocokan dalam tes DNA yang dilakukan aparat Negeri Jiran.
"Kepastian itu diterima KBRI pada Kamis, 28 Februari 2019, setelah PDRM menuntaskan proses pencocokan DNA kedua korban dengan contoh DNA keluarga masing-masing yang diupayakan oleh Pemerintah Indonesia," demikian bunyi pernyataan KBRI yang diterima CNNIndonesia.com, pada Jumat (1/3).
Nuryanto diketahui merupakan seorang pengusaha tekstil asal Baleendah, Bandung. Sementara Munawarah merupakan karyawan Nuryanto. Keduanya diketahui pergi ke Malaysia untuk urusan bisnis dengan kedua terduga pelaku mutilasi.
[Gambas:Video CNN] (dis/asr)