Sebagaimana diketahui, sebelumnya polisi telah memastikan bahwa kasus tersebut tak naik ke tingkat penyidikan. Pada prinsipnya, ada dua tahap yang harus dilalui untuk menaikkan kasus ke tingkat penyidikan. Kedua langkah itu di antaranya tes kesehatan (urine) dan pencarian barang bukti.
Dalam kasus ini, kata Arman, Andi Arief telah mengikuti tes urine. Tes ini menjadi langkah tercepat untuk membuktikan konsumsi sabu yang dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, bolehlah itu. Tapi, kan, tidak menghilangkan hasil yang diperiksa oleh BNN. Sekarang dia mau pergi ke rumah sakit mana pun, bebas," kata Arman.
Langkah selanjutnya adalah pencarian barang bukti. Ini menjadi tahap untuk menentukan kasus tersebut naik atau tidak ke tingkat penyidikan.
Penentuan barang bukti juga harus memiliki syarat gramasi. Narkoba yang ditemukan di bawah satu gram tidak bisa dijadikan barang bukti.
"Untuk menentukan yang bersangkutan dapat naik atau tidak ke tingkat penyidikan harus dilihat dari bermacam-macam barang bukti. Tidak semua bisa jadi barang bukti," jelas Arman.
Namun, meski barang bukti tidak ditemukan, tapi yang bersangkutan diindikasikan dengan kegiatan pengedaran narkoba, maka penyidikan terkait pengedaran bisa berlangsung.
Andi Arief ditangkap polisi lantaran penyalahgunaan narkoba. Polisi menggerebek Andi di sebuah kamar di Hotel Peninsula, Jakarta, Minggu (3/3).
[Gambas:Video CNN] (ani/asr)