Pihaknya akan mempelajari lebih dulu solusi terbaik yang sama-sama menguntungkan pengusaha dan buruh serta akan memastikan lebih dulu soal kepastian hukum saat sistem ini benar-benar dihapus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi gini, Pak Prabowo itu punya kontrak politik dengan temen-temen buruh tanggal 1 Mei 2018. Salah satu programnya [adalah] kita akan mencoba akan menghapus outsourcing," kata dia.
Pada 1 Mei 2018, Prabowo Subianto menandatangani 10 poin kontrak politik antara dirinya dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Kontrak politik itu merupakan janji Prabowo atas dukungan yang diberikan pihak buruh sebagai capres di Pemilu 2019.
Salah satu poinnya adalah penghapusan tenaga alih daya. "[Poin] keempat, setop perbudakan modern berkedok honorer, pemagangan, outsourcing," kata Prabowo, ketika itu.
[Gambas:Video CNN] (tst/arh)