Tito mengatakan, Abu Hamzah sendiri mengakui istrinya itu lebih radikal dari dirinya. Hal tersebut diketahui saat Densus 88 melakukan pemeriksaan terhadap Abu Hamzah usai penangkapan.
"Suami pelaku mengatakan bahwa istrinya lebih radikal daripada dirinya, bahkan dapat membuat bom," kata Tito dalam orasi di Konvensi Nasional Pendidikan Nasional (Konaspi) IX di Padang, Kamis (15/3) dikutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situ, Polri langsung mengirimkan tim Densus 88 untuk menangkap pelaku ke Sibolga. Sampai di lokasi petugas menangkap Abu Hamzah.
"Ada delapan bom yang ada di sana, tiga meledak dan mengenai petugas," kata dia.
Sebelumnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh diri yang terjadi Rabu (13/3) dini hari di Sibolga, bernama Solimah, jenis kelamin perempuan, berasal dari Kota Padangsidimpuan. Solimah merupakan istri dari Abu Hamzah.
Bukan itu saja, beberapa tetangga terduga teroris ini tidak begitu kenal dengan wajah kedua pasutri ini.
"Kalau suaminya itu (Husain alias Abu Hamzah) warga Sibolga ini, marga Simatupang. Kerjanya memperbaiki lampu listrik. Kalau istrinya kami kurang tahu asalnya dari mana," kata warga sekitar. (antara/osc)