Sebelumnya, OTT KPK di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur di Sidoarjo disebut-sebut menyeret Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuzy alias Romi.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan saat penangkapan ada uang yang diamankan petugas yang diduga bagian dari transaksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam OTT ini lima orang diamankan. Mereka langsung dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan awal.
"Paling lama 24 jam nanti akan disampaikan status perkara. Siapa yang jadi tersangka," tegas Febri.
Seperti diberitakan sebelumnya, sumber CNNIndonesia.com membenarkan bahwa Romahurmuzy merupakan salah satu orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyerahkan kasus yang menyeret Romi kepada prosedur hukum, dengan mengedepankan asa praduga tak bersalah.
Sebelumnya Kemenag membantah operasi tangkap tangan KPK di Kantor Wilayah Kemenag Sidoardjo.
"Saya sudah koordinasi dengan humas kanwil kemenag bahwa itu tidak terjadi di kantor kanwil kemenag yang berada di Surabaya tepatnya di daerah Sidoarjo jadi kanwil kemenag provinsi jatim, tidak, tidak ada," kata Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag, Mastuki saat dikonfirmasi, Jumat (14/4).
Mastuki menegaskan OTT yang terjadi pagi tadi itu juga tidak terjadi di Kanwil Kemenag Kabupaten Sidoardjo. Menurut penuturannya sejak pagi tadi tidak ada aktivitas yang berkaitan dengan hal tersebut. "Tidak ada mulai pagi tidak ada kejadian apapun OTT berkaitan dengan kejadian yang pagi tadi," ucapnya.
Sementara itu, dari, ruangan Fraksi PPP di DPR RI terlihat kosong melompong. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, ruangan anggota Fraksi PPP di lantai 15 Gedung Nusantara I DPR/MPR terlihat sangat sepi.
Tak terlihat adanya pegawai atau staf ahli anggota Fraksi PPP DPR yang terlihat bekerja di lantai tersebut. Koran dan berbagai kertas berkas-berkas masih tergeletak di meja kerja yang berada di luar ruangan.
[Gambas:Video CNN] (sah/ain)