Seperti dilansir Antara, Kepala SAR Jayapura Putu Arga, membenarkan adanya laporan dua warga yang meninggal dunia akibat terseret banjir. Bahkan salah satu korban saat ini masih berada di kantor SAR di Sentani.
Korban yang berada di kantor SAR adalah anak perempuan berusia sekitar lima tahun. Identitas korban belum diketahui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Banjir Bandang di Afrika, 115 Orang Tewas |
Adapun kawasan yang dilaporkan banjir di antaranya Doyo Baru, BTN Grand Doyo, BTN Gajah Mada, BTN Bintang Timur dan Kampung Toladan, kata Sumartono.
"Sekitar pukul 20.30 WIT, Sentani dan sekitarnya terjadi bencana alam banjir kiriman yang diperkirakan dari Gunung Syklop," kata Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Wibowo Budi Santoso.
[Gambas:Video CNN]
Banjir tersebut membawa material tanah, batu bahkan kayu dalam bentuk gelondongan dalam jumlah yang cukup banyak.
"Sehingga hal ini mengakibatkan terputusnya Jalan Raya Sentani-Kemiri dan masuk ke dalam Kompleks Lanud," katanya.
Ia juga mengungkapkan debit air di Sungai Kemiri meluap hingga menggenangi empat unit rumah dan Masjid Ababil Lanud Silas Papare.
"Sekitar pukul 20.50 WIT, dilaporkan debit air bertambah dan menuju Mess Rajawali yang berada di Komplek Lanud Silas Papare. Namun tidak ada korban jiwa," katanya.
Lihat juga:Banjir di Brasil Tewaskan 12 Orang |
[Gambas:Video CNN] (antara/ayp)