Gerindra Serahkan Kasus Skimming Kerabat Prabowo ke Polisi

CNN Indonesia | Minggu, 17/03/2019 16:16 WIB
Gerindra Serahkan Kasus Skimming Kerabat Prabowo ke Polisi Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan RP merupakan saudara jauh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

RP ditangkap Polda Metro Jaya karena diduga melakukan pembobolan uang atau skimming BCA dengan kerugian sebesar Rp300 juta. Sementara Tidar merupakan organisasi kepemudaan di bawah Gerindra.

"Sehingga karena (saudara) jauh itu yang bersangkutan tidak memakai Djojohadikusumo," kata Sufmi kepada CNNIndonesia.com, Minggu (17/3).

Sufmi yang juga Direkut Advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi menyatakan kasus yang menjerat RP murni masalah hukum. Menurut dia, tak ada hubungan dengan Gerindra dan tim pemenangan Prabowo-Sandi. "Sehingga kita serahkan sepenuhnya urusan ini kepada penegak hukum," ujarnya.


Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyatakan pihaknya tengah menangani kasus dugaan pencurian atau skimming BCA dengan tersangka RP. 

RP yang mantan Bendahara Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) itu lulusan University of New South Wales (UNSW), Australia dengan gelar sarjana perdagangan dan salah satu program studinya merupakan perbankan.


Argo mengatakan tim penyidik juga sudah menangkap tersangka di bilangan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, 26 Februari 2019.
"RP pekerjaan wiraswasta, alamat menteng Jakpus. Kerugian Rp300 juta," kata Argo.

Argo menambahkan penyidik menyita sejumlah barang bukti dari RP, antara lain masker, 1 buah ATM, 2 buah ATM warna putih, laptop, handphone, dan peralatan skimming. Saat ini, RP ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

---

Catatan redaksi: Paragraf pertama berita diperbarui pada Senin (18/3) untuk mencegah salah interpretasi ucapan narasumber. (fra/dea)