"Untuk sementara kami mendapat laporan ada empat orang warga yang menjadi korban," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat Muhammad Rum seperti dilaporkan Antara.
Ia menjelaskan saat ini empat korban itu sedang menjalani perawatan. Empat korban tersebut, yakni Edi Rustaman (30) warga Dusun Dasan Tengah Barat, Desa Sembalun, Beri (16) warga Dusun Kendang Luar, Desa Sembalun. Hamzani (28) warga Kecamatan Jerowaru, dan Rendi (18) warga Lendang Luar, Desa Sembalun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyebabkan korban luka-luka, sejumlah rumah di kabupaten Lombok Timur juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.
Sebelumnya, NTB diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,8 SR, Minggu (17/3) pukul 14.07 WIB atau 15.07 Wita, namun tidak berpotensi tsunami.
Lihat juga:Wisata Lombok Kembali Menggeliat |
Gempa ini dirasakan di Karangasem, Denpasar, Sumbawa, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kuta.
Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menunjukkan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,30 lintang selatan dan 116,60 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer (km).
Pusat gempa berada di laut pada jarak 24 km timur laut Kabupaten Lombok Timur, 36 km timur laut Kabupaten Lombok Utara, 37 km barat laut Pulau Panjang, Kabupaten Sumbawa, dan 63 km timur laut Kota Mataram.
Sementara dari bandara Lombok International Airport juga dilaporkan telah terjadi gempa dan penumpang diminta menunggu di landasan.
[Gambas:Twitter] (antara/dal)