"Kami telah menerima laporan ada pengadangan dan perampasan mobil tangki yang sedang mengangkut biosolar. Kami sudah melapor pada aparat kepolisian," ujar Humas PT Pertamina Patra Niaga Ayulia melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.
Ayulia mengatakan pengadangan dan perampasan terjadi ketika kedua mobil tangki itu akan mengirim biosolar tujuan SPBU area Tangerang. Saat mobil hendak memasuki pintu Tol Ancol, tiba-tiba sepuluh orang turun dari sebuah mobil pick-up dan merampas sambil membentak pengemudi mobil tangki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, menurut Ayulia, mobil tangki bernomor polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU itu telah diamankan oleh aparat kepolisian dan dibawa menuju SPBU area Tangerang. Sementara pengemudi mobil tangki, Cepi, tengah di perjalanan untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya.
Awak Mobil Tangki Pertamina saat melakukan aksi di depan Istana Merdeka, Senin (18/3). (Tim Media SP-AMT Pertamina) |
Sementara itu, Perwakilan Serikat Pekerja Awak Tangki Mobil (SP-AMT) sedang menggelar aksi di Taman Pandang, seberang Istana Negara, Jakarta, pada hari yang sama.
Dua mobil tangki sempat dibawa ke tengah massa aksi. Namun, pada siang ini mobil sudah dibawa oleh pihak kepolisian ke lingkungan Monumen Nasional (Monas).
Dalam aksinya, massa menuntut hak normatif, upah lembur serta pensiun kepada PT Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin.
"Sudah 2 tahun belum beres. Antara buruh pekerja awak mobil tanki, kepada anak perusahaan pertamina, PT Pertamina patra niaga dan elnusa petrofin. [Terkait] hak normatif,upah lembur,pensiun," ujar perwakilan Koordinator Tim Media Internal SP-AMT Pertamina Chori kepada CNNIndonesia.com saat dikonfirmasi.
Massa yang membawa atribut dan mengenakan seragam Pertamina berwarna biru muda kini terlihat duduk di pinggir jalan sambil menunggu pihak perwakilan serikat pekerja yang sedang bernegosiasi dengan perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga.
Saat itu, tidak ada peserta aksi yang menyampaikan orasi. Petugas kepolisian pun tampak berjaga. Terlihat juga Wakapolres Jakarta Pusat ikut duduk bersama para perwakilan massa aksi yang sedang bernegosiasi.
[Gambas:Video CNN] (pris/ani/pmg)
