Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan dari informasi awal, Abu Hamzah memiliki empat orang anak. Namun, satu anak berusia sekitar dua tahun telah ditemukan tewas di rumahnya, saat istrinya meledakkan diri.
Kemudian dari informasi lanjutan, diketahui satu dari tiga anaknya ternyata sudah meninggal jauh sebelum peristiwa ledakan di Sibolga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk dua anak Abu Hamzah lainnya, dikatakan Dedi, sampai saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami informasi serta mencari keberadaannya.
"Sampai update hari ini tim masih cari dari keluarga dekat istri keluarga dekat AH maupun tetangga," ucap Dedi.
Lebih lanjut, Dedi menyampaikan pihaknya juga turut mendalami informasi lainnya perihal berbagai informasi yang berkaitan dengan Abu Hamzah. Hal itu, menurut Dedi, untuk mencari gambaran kehidupan sehari-hari dari yang bersangkutan.
Sebelumnya, saat polisi berupaya melakukan penangkapan atas Abu Hamzah pada Selasa (12/3) siang di kediamannya yang berada di Jalan Cendrawasih, Sibolga, istri dari Abu Hamzah meledakkan diri.
Dari hasil olah TKP, potongan tubuh yang berhasil diidentifikasi adalah milik seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun dan anak kecil berusia sekitar 2 tahun. Dua identitas tersebut dinyatakan sebagai istri dan anak Abu Hamzah.
Sampai hari ini tim DVI masih terus melakukan identifikasi terhadap potongan tubuh yang ditemukan di sekitar TKP.
Sebelumnya dalam pemeriksaan, Dedi mengatakan Hamzah mengaku memiliki tiga orang anak. Sementara itu, dari keterangan tetangganya sang terduga teroris diketahui memiliki dua anak. (dis/age)