Hal ini dikatakannya terkait insiden baku tembak Brimob Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Nduga, Papua, Rabu (20/3), yang menewaskan seorang anggota Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga jangan sampai pesta demokrasi ini diwarnai aksi-aksi itu. Polri di-back up TNI sudah melakukan perencanaan pengaman strategis di daerah itu, berbeda dengan daerah lain," tuturnya.
"Kami membenarkan bahwa petugas kita, anggota operasi di Papua diserang, diduga oleh KKB. Satu meninggal dunia, dua luka," ujarnya.
Kepolisian telah mengevakuasi para korban, baik meninggal maupun luka, ke rumah sakit untuk mendapat pelayanan medis. Iqbal juga menyebut pihaknya tengah menghubungi keluarga korban untuk mengabarkan kejadian tersebut.
Diketahui, kontak KKB sudah berulangkali memicu insiden di Nduga, Papua. Misalnya, KKB pimpinan Egianus Kogoya menyerang pasukan TNI dan menewaskan tiga anggota di antaranya, Kamis (7/3).
(jps/arh)