Tim yang dikirimkan merupakan personel gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng dan Polres Jepara.
Mereka hari ini langsung melakukan penyelidikan dengan mengambil sampel darah, daging, dan jeroan dari ikan-ikan hiu yang mati serta air kolam dan air laut sekitar. Sampel tersebut kemudian akan dibawa ke Laboratorium di Yogya untuk diteliti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Cu Ming, pemilik penangkaran hiu menduga kuat bila ratusan ekor hiu miliknya mati karena diracun. Dugaan ini muncul karena air laut di kolam tempat hiu, warnanya berubah menjadi kuning.
Di penangkaran milik Cu Ming, hiu yang dikembangkan adalah jenis hiu karang dengan warna hitam dan putih.
Sebelumnya diberitakan sebanyak 110 ikan hiu di penangkaran ikan Menjangan Besar, Karimunjawa dilaporkan mati mendadak. Selain hiu, ikan jenis lainnya yang berada di kolam tersebut pun ikut mati di antaranya 20 ekor ikan kambing lebar dan 10 ekor ikan tyger.
Cu Ming pun lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jateng.
"Untuk tes laboratorium juga kami lakukan Wates, Yogyakarta. Katanya butuh waktu 21 hari untuk tahu hasilnya," tuturnya.
Lihat juga:Ratusan Hiu Penangkaran di Karimunjawa Mati |