Daerah yang tercatat paling luas terdampak karhutla berada di Kabupaten Bengkalis yaitu 1.250,83 hektare. Kemudian disusul Kabupaten Rohil seluas 386 hektare, Kabupaten Siak seluas 285 hektare, Kabupaten Kepulauan Meranti 222,4 hektare dan Kota Dumai 183,25 hektare.
Karhutla juga menyentuh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) seluas 72,1 hektare, Kabupaten Pelalawan seluas 72 hektare, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) seluas 51,5 hektare, Kota Pekanbaru seluas 32,76 hektare, Kabupaten Kuansing seluas lima hektare dan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) seluas dua hektare.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:FOTO : Berjibaku Memadamkan Karhutla di Riau |
"Daerah yang masih terjadi kebakaran lahan di antaranya Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Siak, Pekanbaru, Kampar dan Indragiri Hilir," kata Kepala Pelaksana BPBD Riau, Kamis (21/3).
"Di Polres Rohil menangani tiga kasus, Polresta Pekanbaru, Polres Bengkalis dan Polres Meranti masing-masing tangani 1 kasus dan Polres Dumai tangani 5 kasus," Ujar Edwar Sanger.
Seorang warga dengan cara manual memadamkan api yang membakar lahan gambut, di kawasan Desa Seuneubok, Aceh Barat, Aceh. (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas) |
"Satu orang ditahan di Polres Meranti dan satu tersangka sudah tahap II (diserahkan ke JPU)," Jelas Edwar.
Sebelumnya, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Raffles B Panjaitan menyatakan pemerintah telah melakukan pengeboman hingga ratusan kali menggunakan helikopter mencegah meluasnya karhutla di Riau. Sebanyak 2,2 juta liter air sudah dijatuhkan.
"Air yang dijatuhkan sejak awal 2019 sudah 2,2 juta liter air. Untuk KLHK sudah jatuhkan 171 kali water bombing," kata Raffles di Riau awal bulan lalu,
Selain KLHK, pengeboman air juga dilakukan oleh Badan Nasional Penanggungan Bencana sebanyak 180 kali dan sejumlah pihak swasta. Adapun tempat-tempat yang difokuskan untuk menjatuhkan air ialah daerah Bengkalis, Rohil, Dumai hingga Meranti.
[Gambas:Video CNN] (bys/ain)
