Fakta itu terungkap dari hasil penelitian laboratorium forensik yang dilakukan usai Khodijah meninggal pada Kamis (20/3).
"Hasil labfor bahwa identik apa yang ada dalam isi perutnya yang disampaikan oleh dokter forensik dengan hasil olah TKP memang ditemukan cairan pembersih lantai," kata Dedi saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan [takut diperiksa densus], memang ingin mati syahid begitu," ucapnya.
Sebelumnya, pada Senin (18/3) pagi, Y alias Khodijah ditemukan dalam kondisi lemas di ruang istirahat pemeriksaan Rutan Polda Metro Jaya. Lalu Khodijah dilarikan ke RS Polri Raden Said Soekanto Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mendapat perawatan medis.
Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Into The Light ([email protected]) untuk penduduk Jabodetabek atau Inti Mata Jiwa untuk penduduk Yogyakarta dan sekitarnya ([email protected]). (dhf/osc)