Jokowi Setuju Desa Adat Bali Dapat Kucuran Dana APBN

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 23/03/2019 21:48 WIB
Jokowi Setuju Desa Adat Bali Dapat Kucuran Dana APBN Presiden Jokowi nyatakan setuju untuk pengadaan APBN bagi desa-desa adat Bali. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan)
Bali, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) setuju dengan usulan agar desa adat di Bali mendapat kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pernyataan tersebut keluar menyusul permintaan Bendesa Adat (kepala desa adat) Desa Mundeh Kauh, Nyoman Gedearsa. Ia berharap masing-masing desa adat mendapat bantuan APBN karena desa adat merupakan benteng budaya Bali.

"Untuk ke depannya biar di bendesa adatnya juga ada bantuan APBN Pak Jokowi," kata Gedearsa dalam acara simakrama dengan tokoh dan masyarakat Bali, di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Kota Denpasar, Bali, Jumat (22/3) malam.


"Ya, ya, saya setuju," Jokowi menimpali.

Gedearsa lantas merespons pernyataan Jokowi soal kucuran dana untuk desa adat dan mengaitkannya dengan kesiapan dalam menghadapi Pilpres.

"Tapi kalau setuju [usulan dana desa adat], Pak Jokowi-nya siap enggak tanggal 17 [April] ini?" seloroh Gedearsa.

Jokowi pun menjawab dengan santai, "Saya enggak kampanye ya".

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan Bali memiliki adat istiadat, seni, dan budaya yang menjadi aset masyarakat Pulau Dewata dan juga Indonesia. Menurut Koster, kekayaan budaya tersebut harus dipelihara dengan sungguh-sungguh.

Koster menyebut selama ini upaya melestarikan adat istiadat, seni, dan budaya sepenuhnya dijalankan oleh desa adat dengan cara swadaya. Ia meminta kepada Jokowi agar mengucurkan dana bantuan untuk desa adat, seperti dana desa dan dana kelurahan.

"Kami mohon perhatian secara khusus kepada Bapak Presiden. Kiranya berkenan untuk mempertimbangkan pemberian alokasi anggaran untuk desa adat di Bali. Sesuai kemampuan keuangan negara," ujarnya, yang merupakan kader PDIP itu.

[Gambas:Video CNN] (fra/rea)