"Jangan lupa mengajak teman, saudara, keluarga datang berbondong-bondong ke TPS. Jangan satu pun yang golput, karena tanggal itu menentukan sekali masa depan," kata Presiden seperti dikutip dari Antara, Sabtu (23/3).
Selain itu Jokowi juga menyinggung soal hoaks yang menyerang dirinya selama ini. Dia menyebut fitnah dan hoaks saat ini tak hanya beredar di media sosial, melainkan sudah disebar dari pintu ke pintu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Percaya tidak kabar bohong? Yang percaya tidak maju saya beri sepeda, kebangetan kalau percaya itu," tegas Presiden.
"Menjelang tanggal 17 April tolong hal-hal ini dicross-check, ditabayunkan, nanti mempengaruhi pikiran dan hati kita," ungkap Presiden.
Presiden menyambangi Pesantren Darussalam Timur didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Kemarin saya datang ke lima provinsi, bangun subuh di Istana Bogor, provinsi Jawa Barat, terus ke Jakarta untuk ke (bandara) Halim Perdanakusumah sudah dua provinsi. Ketiga terbang ke Nusa Tenggara Barat sampai ba'da Ashar. Selesai tiga acara terbang ke provinsi Bali dengan kegiatan sore sampai tengah malam lalu tengah malam terbang ke Yogyakarta, berarti sudah lima, langsung tidur. Pindah lima kelurahan saja capai, ini lima provinsi, sampai kurus, tapi yang penting alhamdulillah sehat," ujar Jokowi. (wis)