Hal tersebut disampaikan ketika AHY melakukan kampanye terbuka di Gor Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (24/3).
"Saya baru kembali dari Sumatera Selatan dan Sumatera Barat. Di sana saya berdialog dengan berbagai elemen masyarakat. Mereka mengeluhkan harga karet yang hancur," ungkap AHY.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya kelapa sawit, itu otomatis harganya turun. Batu bara juga, termasuk karet juga sama. Jadi problemnya karena ekonomi dunia belum normal," ucapnya.
Sementara itu, AHY juga menyoroti harga beras yang kini terlampau mahal dibandingkan era SBY yang hanya Rp5.000 per kg. Dua komoditas itu menjadi isu yang dikeluhkan oleh sejumlah warga yang ditemui AHY saat berkunjung ke berbagai wilayah di Indonesia.
Lihat juga:Janji Surga Pertumbuhan 7 Persen ala Jokowi |
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), harga beras premium per Februari.2019 sebesar Rp10.008 per kg. Kemudian, beras kelas medium Rp9.800 per kg, dan rendah Rp9.474 per kg.
"Dari berkeliling itu mereka merindukan masa-masa SBY [saat] ekonomi tumbuh baik. Daya beli baik," pungkas AHY.
[Gambas:Video CNN] (aud/lav)