"Rakyat sudah muak dengan korupsi dan diperlakukan tidak adil, kenapa? Karena kekayaan Indonesia banyak diambil dan mengalir ke luar negeri," ujar Prabowo, saat orasi terbuka dalam kampanye di Lapangan Karang Pule, Mataram, NTB, Selasa (26/3) dikutip dari Antara.
Lihat juga:Prabowo: Kalau Difitnah, Kita Joget Saja |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika kelak terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2019, dia, yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, bertekad membangun pemerintahan yang bebas dari korupsi. Caranya, menaikkan gaji penegak hukum.
"Kenapa saya bicara begini? Karena saya juga prajurit. Semua yang kita terima ini adalah dari rakyat," kata dia, yang merupakan mantan Panglima Kostrad itu.
Selain menaikkan gaji para penegak hukum, dia berjanji pada 100 hari pertama pemerintahan akan menurunkan sejumlah tarif dasar listrik, daging, dan sembako.
Sebelumnya, Prabowo mengklaim anggaran negara bocor Rp500 triliun. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti mengatakan tudingan Prabowo tidak benar karena sudah lewat audit BPK.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat bahwa parpol dengan calon anggota legislatif yang merupakan mantan terpidana kasus korupsi adalah Partai Hanura dengan 11 caleg.
Sementara, Partai Gerindra memiliki 6 orang caleg eks koruptor.
[Gambas:Video CNN] (arh)